Langsung ke konten utama

KAJIAN BASMALAH (14) |MAKNA BA’, SIN, MIM PADA BISMI

 

KAJIAN BASMALAH (14) |MAKNA BA’, SIN, MIM PADA BISMI

Tuhfatul Habiib I/30-33

ومما يتعلق بالبسملة من المعاني الدقيقة ما قيل إن الباء بهاء الله والسين سناء الله والميم مجد الله وقيل الباء بكاء التائبين والسين سهو الغافلين والميم مغفرته للمذنبين

Ada yang mengartikan rahasia di balik makna BISMI:

BA = BAHAA-ULLAAH = keagungan Allah

SIN = SANAA-ULLAAH = kemegahan Allah

MIM = MAJDULLAAH = Kemuliaan Allah

 


Ada juga yang mengartikan:

BA = BUKAA-UT TAAIBIIN = Tangisan orang-orang yang bertaubat

SIN = SAHWUL GHOOFILIIN = Kealpaan orang-orang yang lalai

MIM = MAGHFIROTUHUU LIL MUDZNIBIIN = Ampunan Allah untuk mereka yang berbuat dosa

Dalam arti seberapapun besar dosa seorang hamba dan kealpaan dia asal dia bertaubat dan menyesal dengan bersimpuh dan menangis dihadapanNya, ampunan Allah selalu terbuka.

 

ﻭﻗﺎﻝ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﺼﻮﻓﻴﺔ : ﺍﻟﻠﻪ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﺼﻔﺎﺀ، ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﻮﻓﺎﺀ، ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ ﻷﻫﻞ ﺍﻟﺠﻔﺎﺀ .

 

Sebagian ulama’ sufi berkata : ” Allahu bagi orang yg suci. Ar rahmanu bagi orang yg sempurna. Ar rahimu bagi orang yg bertabi’at kasar.”

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan-Ku adalah jalan para pemberani.

Jalan-Ku adalah jalan para pemberani. Hanya bisa dilalui oleh para pemberani. Kalau engkau penakut,,,lebih baik berhenti disini saja. Usah lanjutkan perjalanan ini... Karena engkau pasti akan gagal!. Tapi jika engkau keluar dari jalan ini... Pasti engkau menjadi budaknya dunia dan hawa nafsu.Terpatri dan terpenjara di dalamnya. Jalan-Ku jalan kemenangan Kemenangan adalah keberanian Berani menerima suratan ilahi dan menggenggamnya. Lalu membawanya melangkah melintasi matahari. Berjalan pada jalan-Ku berati engkau beserta-Ku. Karna saat itu Aku keluar,,,engkau kedalam Turutilah Jalan-Ku jangan jalan-mu Asalamualaikum... Salam rahayu 🙏

Qalbun Salim Bil Makrifatillah

Qalbun Salim Bil Makrifatillah Makrifatullah : Jalan Keselamatan Diri Dunia Akhirat Firman Allah dalam surah (az-Zumar:9) "Adakah sama orang jahil dengan orang yang berilmu?" "Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguhmenuju Rabbmu, maka kamu pasti akan menemui-Nya." (QS. Al Insyiqaq: 6) "Hari yang padanya harta benda dan anak-pinak tidak dapat memberikan pertolongan sesuatu apapun, Kecuali orang-orang yang datang menghadap Allah dengan hati yang selamat sejahtera ; (Asy-Syu'araa [26] : 88 - 89) Menurut ahli Tasawuf, berilmu yang dimaksudkan di sini ialah Ilmu Makrifatullah. Inilah ilmu yang paling utama dan penyelamat bagi manusia. Mengenal Allah secara ilmu dzahir adalah sebagai pengenalan awal kepada diriNya sedangkan pengenalan melalui cahaya hati (batin) adalah pengenalan yang hakiki. Hati yang bersih akan tersingkap baginya pelbagai rahasia ketuhanan. Semakin ia bersih, semakin memancarlah makrifat pada hatinya. Hati yang mema...

MENGENAL TUJUH MAQOM LATIFAH

MENGENAL TUJUH MAQOM LATIFAH Al-Imam Muhammad Al-Ghazali Dalam Kitab Ihya Ulumudin Juz 3 Telah Membahagikan Nafsu Dalam 7 Tingkatan Yang Dikenal Dengan Istilah "Marotibun-Nafsi" Tempat-tempat dimana nafsu Ini bersemayam dalam dunia sufi niasa dinamakan sebagai "Lathifah", yaitu sebuah titik halus dalam diri kita yang keberadaannya tersebar pada tubuh kita... (1) Nafsu Ammarah : Tempatnya Adalah "Ash-Shodru" Artinya DADA. Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. Al-Bukhlu Artinya Kikir Atau Bakhil 2. Al-Hirsh Artinya Tamak Atau Rakus 3. Al-Hasad Artinya Hasad 4. Al-Jahl Artinya Bodoh 5. Al-Kibr Artinya Sombong 6. Asy-Syahwat Artinya Keinginan Duniawi (2) Nafsu Lawwamah : Tempatnya Adalah "Al-Qolbu" Artinya HATI Tepatnya dua jari di bawah dada kiri. Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. Al-Laum Artinya Mencela 2. Al-Hawa Artinya Bersenang-Senang 3. Al-Makr Artinya Menipu 4. Al-'Ujb Artinya Bangga Diri 5. Al-Ghibah Artinya Mengump...